Situs Domino Online

Kisah Daniel Choo Pendiri dan CEO The Medical Concierge Group di Indonesia

BERKAHPOKER CEO Medical Concierge Group Daniel Choo berbagi kisahnya dalam mendirikan dan menjalankan bisnis kesehatan di Indonesia melalui website Singapore Global Network.

Dalam pernyataannya ia mengatakan kisahnya mendirikan The Medical Concierge Group (TMCG) di Singapura dan Indonesia tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Namun hal itu tidak membuatnya putus asa.

1. Awal mula karier

Choo mengatakan minatnya pada sektor perawatan kesehatan swasta muncul sejak 2010. Saat itu seorang teman baiknya memulai praktik kardiologi Heart Matters Medical Center di Mount Elizabeth, sebuah rumah sakit Singapura. Ia bergabung dengan tim sebagai penasihat dan Chief Operating Officer.

Ia kemudian melakukan perjalanan bisnis ke Indonesia, ke Jakarta untuk pertama kalinya karena diundang oleh salah satu pasiennya untuk memberikan ceramah medis kepada teman-temannya di Heart Matters. Acara itu kemudian berkembang menjadi acara rutin yang diadakan sebulan atau dua minggu sekali.

2. Mendirikan The Medical Concierge Group

Pada 2013, Choo mendirikan The Medical Concierge Group di Singapura. Perusahaan itu didirikan dengan visi untuk menetapkan standar layanan dan etika tertinggi dalam industri perawatan kesehatan swasta Asia Tenggara, yang dimulai dengan Singapura dan Indonesia.

Menurutnya, hal ini bisa memungkinkan pasien untuk membayar seperlunya karena bisnisnya tidak memungut komisi seperti yang kebanyakan terjadi.

3. Tak patah semangat saat menemui tantangan

AGEN POKER TERPERCAYA Namun demikian, Choo mengatakan keputusannya yang menerjang arus tersebut memiliki dampak negatif. Ia mengaku instansinya pernah dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) oleh dokter tertentu. Namun begitu, ia mengatakan hal tersebut tidak mematahkan niatnya dalam memberikan perawatan pasien yang berkualitas, hingga akhirnya bisa membuka kantor perwakilan di Indonesia pada 2017.

Tetapi sangat sulit untuk meninggalkan kenyamanan rumah di Singapura,” katanya, sebelum menambahkan bahwa pada 2018 akhirnya dia memutuskan untuk pindah karena ingin membuat perbedaan nyata di sektor ini.

4. Tekad merawat pasien di tengah pandemik

Ia juga mengatakan pasiennya sering bertanya kenapa dia tidak kembali ke Singapura yang dianggap lebih aman karena mampu menangani pandemik. Ia mengatakan selalu menjawab alasannya adalah untuk mengurus para pasiennya.

5. Peluang dari COVID-19

Meski demikian ia juga mengaku sempat mengalami kesulitan beradaptasi dengan kehidupan di Indonesia ketika pertama kali tiba. Kesulitan itu terkait banyak hal, seperti perbedaan budaya, kualitas udara buruk, lalu lintas yang sangat padat hingga air keran yang tidak dapat minum langsung.

Namun demikian ia mengatakan dirinya cukup beruntung karena memiliki teman dan klien yang mau membantu dan mendukungnya selama masa transisi. AGEN POKER ONLINE

Situs Domino Online

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *