Situs Domino Online

Faktor Tumpulnya Lionel Messi Bersama Ronald Koeman

BERKAHPOKER Lionel Messi membuka musim 2020/2021 dengan baik, permainan yang seperti biasanya dengan pelatih baru. Akan tetapi, Messi masih minim gol dan hingga kini hanya mencetak dua gol melalui titik putih di kotak penalti.

Sejak era Ronald Koeman, banyak sekali perubahan yang dilakukan terutama dalam merotasi beberapa pemain muda yang masih minim kreativitas.

1. Tandem Messi sebagai pemantul bola sudah tidak ada

Jika melihat musim-musim sebelumnya, Messi selalu memiliki tandem penyerang murni yang sesuai seperti Luis Suarez, David Villa, hingga Samuel Eto’o yang memberikan suplai bola dan berperan sebagai pemantul bola untuk Lionel Messi.

Peran tandem Messi sebelumnya mampu memecah konsentrasi lawan di area pertahanan dan memberikan ruang gerak bagi Messi untuk leluasa mencetak gol.

2. Ronald Koeman sering menempatkan Messi sebagai penyerang tunggal

Skema Ronald Koeman tentu berbeda dengan pelatih sebelumnya, sang pelatih menggunakan jasa Ansu Fati dan Messi sebagai lini depan dan lini tengah diisi oleh Frenkie De Jong dan Sergio Busquets, lalu untuk gelandang sayap diisi oleh Coutinho dan Pedri. Peran Griezmann akan semakin tenggelam karena tak mendapatkan posisi yang sempurna dalam skema Koeman.

Leo Messi yang bermain sebagai penyerang murni akan sangat sulit dalam mencetak gol, karena postur tubuh yang mungil dan tak bisa menerobos sendirian. Maka, dirinya harus bermain mundur untuk menarik bek lawan ke luar dari kotak penalti dan memberikan umpan lambung ataupun umpan terobosan kepada rekan setimnya yang berada pada ruang kosong di jantung pertahanan.

3. Posisi false nine sempat dicoba Messi pada laga El Clasico

AGEN POKER TERPERCAYA Pada laga El Clasico sebelumnya, Barcelona harus mengakui kekalahan 3-1 dari Real Madrid. Skema yang dijalankan Koeman memanfaatkan Lionel Messi untuk kembali ke posisi terbaiknya sempat memberikan dampak yang sangat baik. Messi menunjukkan permainan yang lebih agresif namun masih belum memberikan dampak yang maksimal bagi tim untuk meraih kemenangan.

4. Suplai bola cepat ke Messi dari lini tengah tak seperti Xavi dan Iniesta

Akar permasalahan dari suplai bola yang minim ke Lionel Messi  memang menjadi salah satu hal utama yang perlu dibenahi. Messi sebelumnya dapat dimanjakan oleh Xavi dan Iniesta dalam mendapatkan bola disaat yang tepat. Hal itu membuat Messi lebih banyak mencetak gol dan tak mengalami kesulitan dalam meraih top skor setiap musim.

5. Transisi antara bertahan dan menyerang masih sangat buruk

Bek tengah Barcelona masih diisi Gerard Pique, namun posisi Pique lebih leluasa dalam menyerang sehingga dibutuhkan satu bek yang menjadi ujung pertahanan Barca. Hal ini belum dimiliki El Barca, apalagi umur Pique yang sudah tak lagi muda tentu menjadi salah satu penyebab utama Barca sulit melakukan pertahanan dengan baik.

Para pemain Barcelona dari lini tengah dalam melakukan transisi pertahanan masih kurang baik sehingga tim lawan seringkali dengan mudah menerobos dan mencetak gol. Hal ini pekerjaan penting bagi Koeman dalam memperbaiki lini pertahanan yang masih belum stabil. AGEN POKER ONLINE

Situs Domino Online

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *